MOTIVATION | 48 Hukum Kekuatan
Referensi : Raharjo
Sebuah buku yang ditulis oleh Robert Greene yang menawarkan serangkaian strategi untuk mendapatkan dan menjaga kekuasaan dalam berbagai situasi.
Berikut ini saya beri ringkasan 48 hukum tersebut:
- Jangan melebihi bosmu. Biarkan atasan merasa lebih hebat dari kamu.
- Jangan terlalu percaya teman, manfaatkan mantan musuh. Teman bisa menusuk, musuh yang kamu menangkan biasanya lebih setia.
- Simpan niatmu. Jangan biarkan orang lain tahu rencanamu.
- Bicara secukupnya. Terlalu banyak bicara bisa merugikanmu.
- Jaga reputasi. Itu modal utama kekuasaanmu.
- Cari perhatian. Jangan sampai dilupakan orang.
- Gunakan tenaga orang lain. Biarkan mereka kerja, kamu ambil hasilnya.
- Buat orang mendekatimu. Jangan mengejar, biarkan mereka yang datang.
- Buktikan lewat tindakan, bukan debat. Orang lebih percaya hasil.
- Jauhi orang sial. Kesialan mereka bisa menular ke kamu.
- Buat orang tergantung padamu. Kalau mereka butuh kamu, kamu berkuasa.
- Gunakan kebaikan secara selektif. Ketulusan bisa jadi senjata.
- Saat minta bantuan, tunjukkan keuntungan buat mereka. Jangan hanya berharap belas kasihan.
- Jadilah teman, tapi bertindak seperti mata-mata. Ambil informasi tanpa mereka sadar.
- Hancurkan musuh sampai tuntas. Jangan beri kesempatan balas dendam.
- Gunakan ketidakhadiran. Kadang, jarak membuat orang lebih menghargaimu.
- Buat orang lain tebak-tebakan. Ketidakpastian bikin kamu sulit dilawan.
- Jangan mengurung diri. Terisolasi bikin lemah.
- Kenali siapa lawanmu. Jangan salah pilih musuh.
- Jangan terikat pada siapa pun. Jaga kebebasanmu.
- Tampak bodoh untuk menjebak yang licik. Biarkan mereka meremehkanmu.
- Menyerah sementara bisa jadi strategi. Kadang kalah dulu, menang belakangan.
- Fokus pada satu hal. Jangan buang energi ke banyak arah.
- Jago bersandiwara. Jangan tunjukkan semua kartu.
- Ciptakan dirimu sendiri. Jangan biarkan orang lain menentukan siapa kamu.
- Jangan kotor tanganmu. Biarkan orang lain disalahkan.
- Mainkan kebutuhan orang. Penuhi keinginan mereka untuk dapat kesetiaan.
- Berani bertindak. Keraguan bikin lemah.
- Rencanakan sampai akhir. Biar nggak kena kejutan.
- Buat semua terlihat mudah. Sembunyikan usaha kerasmu.
- Kontrol pilihan orang. Biarkan mereka memilih, tapi dari opsi yang kamu tentukan.
- Manfaatkan fantasi orang. Tarik emosi mereka lewat mimpi-mimpi.
- Cari kelemahan orang. Semua orang punya titik lemah.
- Bersikap berwibawa. Penampilan kuat menambah kekuasaan.
- Pahami waktu yang tepat. Jangan terburu-buru, jangan terlambat.
- Abaikan hal yang tak bisa kamu dapat. Jangan terobsesi.
- Gunakan pertunjukan dan drama. Orang suka tontonan.
- Pikir sesukamu, tapi jangan tunjukkan terang-terangan. Jangan melawan arus secara terbuka.
- Buat orang lain emosi. Saat marah, mereka lebih mudah salah.
- Jangan tergiur yang gratis. Biasanya ada harga tersembunyi.
- Jangan meniru orang hebat. Buat jalanmu sendiri.
- Jatuhkan pemimpin, pengikutnya akan bubar. Fokus pada kepala, bukan ekor.
- Taklukkan hati orang. Kuasai pikiran dan emosi mereka.
- Gunakan cermin. Tiru mereka untuk membuat bingung.
- Bicara perlunya perubahan, tapi pelan-pelan. Jangan bikin orang kaget.
- Jangan terlihat terlalu sempurna. Kesempurnaan bikin iri.
- Tahu kapan berhenti. Jangan serakah setelah menang.
- Fleksibel. Jangan kaku, sesuaikan diri dengan situasi.
By clicking “Send Question”, you agree to:
- Use polite and non coercive words.
- Serious in asking about the problem.