PRIMBON | Hari Baik Atau Buruk Saat Membeli Barang
Terkadang kita bimbang dalam memilih barang, apalagi banyak jenis barang yang anda inginkan dan butuhkan.
Beberapa diskon tentu sangat menggiurkan, apabila di hari-hari tertentu. Seperti peringatan hari besar hingga penutupan tahun baru.
Anda bisa tahu bagaimana dalam menentukan tanggal anda akan belanja barang tersebut, selain waktu senggang yang sudah anda rencanakan.
Namun anda juga tahu bahwa primbon jawa bisa membantu anda memilih hari yang baik. Sehingga anda dapat pergi belanja dengan tenang.
Berikut simak cara menentukan hari baik dalam membeli barang, yang dikutip pojokmadura.com dari kanal YouTube Esa Production.
Hal tersebut disebut primbon barang, terdapat 4 macam yaitu Guru, Ratu, Rogo, dan Sepoyo. Penjelasannya sebagai berikut:
1. Guru
Berarti manfaat dari barang sangat bagus. Lancar rejeki, murah rezeki, dijauhi masalah, banyak yang suka, dan dapat membuat bahagia. Anda akan disegani, dihormati, dan diberkahi.
2. Ratu
Berarti dari manfaat barang berupa lancar rejeki dan selamat dari musibah atau selamat. Banyak orang yang menyukai dan mendatangkan kebahagiaan.
3. Rogo
Berarti barang tersebut akan cepat hilang dan barang lainnya juga cepat hilang. Akibatnya anda akan boros dan mendatangkan kesedihan.
4. Sepoyo
Berarti barang tersebut mendatangkan kesusahan, musibah, celaka, menyebabkan pertengkaran.
***
Cara menghitungnya berdasarkan hari, sebagaimana kelender terdapat 7 jenis hari. Berikut cara menghitung 4 primbon barang pada hari:
1. Hari Minggu (hitungannya 5)
- Minggu legi = 5 + 5 = 10 (Ratu)
- Minggu pahing = 5 + 9 = 14 (Ratu)
- Minggu pon = 5 + 7 = 12 (Sepoyo)
- Minggu wage = 5 + 4 = 9 (Guru)
- Minggu Kliwon = 5 + 8 = 13 (Guru)
2. Hari Senin
- Senin legi = 4 + 5 = 9 (Guru)
- Senin pahing = 4 + 9 = 13 (Guru)
- Senin pon = 4 + 7 = 11 (Rogo)
- Senin wage = 4 + 4 = 8 (Sepoyo)
- Senin kliwon = 4 + 8 = 12 (Sepoyo)
3. Hari Selasa
- Selasa legi = 3 + 5 = 8 (Sepoyo)
- Selasa pahing = 3 + 9 = 12 (Sepoyo)
- Selasa pon = 3 + 7 = 10 (Ratu)
- Selasa wage = 3 + 4 = 7 (Rogo)
- Selasa kliwon = 3 + 8 + 11 (Rogo)
4. Hari Rabu
- Rabu legi = 7 + 5 = 12 (Sepoyo)
- Rabu pahing = 7 + 9 = 16 (Sepoyo)
- Rabu pon = 7 + 7 = 14 (Ratu)
- Rabu wage = 7 + 4 = 11 (Rogo)
- Rabu kliwon = 7 + 8 = 15 (Rogo)
5. Hari Kamis
- Kamis legi = 8 + 5 = 13 (Guru)
- Kamis pahing = 8 + 9 = 17 (Guru)
- Kamis pon = 8 + 7 = 15 (Rogo)
- Kamis wage = 8 + 4 = 12 (Sepoyo)
- Kamis kliwon = 8 + 8 = 16 (Sepoyo)
6. Hari Jumat
- Jumat legi = 6 + 5 = 11 (Rogo)
- Jumat pahing = 6 + 9 = 15 (Rogo)
- Jumat pon = 6 + 7 = 13 (Guru)
- Jumat wage = 6 + 4 = 9 (Guru)
- Jumat kliwon = 6 + 8 = 14 (Ratu)
7. Hari Sabtu
- Sabtu legi = 9 + 5 = 14 (Ratu)
- Sabtu pahing = 9 + 9 = 18 (Ratu)
- Sabtu pon = 9 + 7 = 16 (Sepoyo)
- Sabtu wage = 9 + 4 = 13 (Guru)
- Sabtu kliwon = 9 + 8 = 17 (Guru)
Hal diatas berdasarkan primbon jawa, yang secara turun temurun dilakukan oleh nenek moyang dan hingga saat ini bagi sebagian orang.
Sumber:
By clicking “Send Question”, you agree to:
- Use polite and non coercive words.
- Serious in asking about the problem.